MEMBUMIKAN BUDAYA AKADEMIK: DISPER NASIONAL III
Senin, 2022-03-21 – 08.00 WIB
Humas, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) melalui TIM Gugus Mutu Fakultas (GMF) dan Unit Kendali Mutu (UKM) Ketua Nur Ika Mauliyah, S.E., M.Ak. Dosen FEBI, kembali mengadakan Diskusi Periodik (Disper) Nasional secara online yang ketiga dengan moderator Aminatus Zahryah, M.Si. Tajuk tema “Research Network Analysis by Data Science Method”. Disper dihadiri 200 lebih peserta diantaranya Dosen dan Mahasiswa. Tema Research sangat dibutuhkan Dosen dan mahasiswa dalam Research pengembangan keilmuawan, penyelarasan keimuwan secara empirical. Disper terlaksana secara verbal dalam debat, share informasi, pengalaman, saran dan ide. Peserta Disper dalam suasana cukup hangat, kompeten, kapabel, dan berjalan dengan baik.
Wakil Dekan bidang akademik Dr. Nurul Widyawati Islami Rahayu, S.Sos., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan “Diskus Periodik bisa menjadi budaya akademik, yang dilakukan oleh Dosen dan Mahasiswa, di bidang keilmuwan masing masing, dan tidak hanya berhenti disini saja, namun bisa direalisasikan dalam menjalankan aktifitas Tri Dharma Perguruan Tinggi”.
Pemantik 1, Maya Novitasari, S.E., M.Ak. Universitas PGRI Madiun
Tema, “Kiat Jitu Tembus Jurnal Terindeks Scopus untuk Pemula”
“Research menarik, Pahami keahlian sendiri; Jangan menulis di luar bidang kepakaran; Tidak sedang belajar sebuah ilmu”. Struktur Umum Karya Ilmiah: “Title (Judul); Abstract (Summary, Ringkasan, Intisari); Introduction (Pendahuluan, Fenomena, Research Gap, Novelty, Kontribusi awal); Methodology Research (Metode Penelitian yang Digunakan); Result and Discussion (Hasil dan Pembahasan); Conclusion (Kesimpulan, Implikasi, Limitation, Contribution result, Future Research); References (Daftar Pustaka)”. Pemantik memberikan edukasi secara praktik online mencari jurnal terbaru, cek jurnal scopus, jurnal discontinued, jurnal predator, aplikate Mendeley.
Pemantik 2, Nur Hidayat, S.E., M.M.,
Tema: “Debt Literacy Bibliometric Analysis to Reduce Overindebtedness”.
“Bagaimana membuat sebuah kajian literatur dengan menyusun bibliometrik untuk menemukan novelty research berbasis data science dari scopus, wos dan google scholar. Sejak tahun 1985 hingga tahun 2020 ditemukan 253 artikel yang mengkaji tentang debt literacy. Kajian subjek debt literacy ini baru melonjak setelah krisis keuangan 2008, yang memang salah satu pemicunya adalah subprime mortgage atau kegagalan pembayaran kredit perumahan oleh debitur-debitur baru. Jumlah publikasi terbanyak dari Department Of State Publication Background Notes Series sebanyak 9 publikasi dan International Journal Of Consumer Studies dengan 8 publikasinya. Untuk peneliti yang aktif dan cocern terhadap topik debt literacy adalah Cwynar A (9 publikasi), Cwynar W, (9 publikasi), Gathergood, J.(8 publikasi), dan Lusardi A (5 publikasi). Berdasarkan Negara, publikasi yang terbesar adalah di USA dengan 97 publikasi karena memang awal krisis keuangan 2008 diawali dari kejatuhan Lehman brothers di Amerika, dan disusul oleh UK 28 publikasi. Hasil analisa VosViewer menunjukkan adanya dua cluster yaitu financial literacy dan financial management, walaupun debt literacy memiliki keterkaitan namun dari hasil density visualisasi menunjukkan berada di luar dua cluster tersebut. Untuk riset selanjutnya bisa lebih mendalami debt literacy karena masih belum banyak riset yang mengaitkanyya dengan gender, kedewasaan, household finance, financial management, financial knowledge, financial capability dan over-indebtedness”. Pemantik memberikan edukasi secara praktik online akses jurnal scopus, wos dan google scholar. Rini Puji Astuti




