Penampilan Pencak Silat Mahasiswa Ekonomi Syariah UIN KHAS Jember Warnai iCOSTELM 2026
Kuala Lumpur, Malaysia — Rangkaian penampilan mahasiswa dalam The 6th International Conference on Sustainability in Technological, Environmental, Law, Management, Social and Economic Matters (iCOSTELM 2026) yang diselenggarakan di Grand Hall, Tabung Haji Tower, Kuala Lumpur, turut diwarnai oleh pertunjukan budaya Indonesia melalui seni bela diri pencak silat.
Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah UIN KHAS Jember, Muhammad Kholilur Rohman, menampilkan pencak silat sebagai salah satu warisan budaya asli bangsa Indonesia. Dalam penampilannya, Kholilur Rohman membawakan jurus Seni Rumus X yang merepresentasikan kekuatan, ketepatan gerak, serta nilai-nilai filosofi dalam tradisi pencak silat Nusantara.
Muhammad Kholilur Rohman merupakan salah satu warga Perguruan Silat GPS Kancil Indonesia, sebuah perguruan yang secara konsisten melestarikan dan mengembangkan pencak silat sebagai bagian dari pembentukan karakter dan identitas budaya bangsa. Penampilan tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari peserta konferensi yang berasal dari berbagai negara.
Pertunjukan pencak silat ini menjadi bagian dari diplomasi budaya dalam forum akademik internasional. Kehadiran seni bela diri tradisional Indonesia di tengah kegiatan ilmiah internasional memperkaya atmosfer konferensi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada komunitas akademik global.
Penampilan Muhammad Kholilur Rohman menegaskan peran mahasiswa UIN KHAS Jember tidak hanya sebagai partisipan akademik, tetapi juga sebagai duta budaya yang membawa nilai-nilai kearifan lokal ke panggung internasional.



