Akademik

Meningkatkan Literasi Digital: Kolaborasi MAZAWA dan Forum Zakat (FOZ) Jember dalam Penguatan Pengelolaan Zakat Modern

13 Jun 2026
Oleh: Admin FEBI
120 Tayangan
Meningkatkan Literasi Digital: Kolaborasi MAZAWA dan Forum Zakat (FOZ) Jember dalam Penguatan Pengelolaan Zakat Modern

Jember, 10 Juni 2026 – Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember bekerja sama dengan Forum Zakat (FOZ) Jember menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Smart Zakat” di Gedung Business Education Center (BEC) UIN KHAS Jember. Kegiatan ini menjadi wadah peningkatan literasi digital bagi para amil zakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pengelola zakat dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat di era digital.

Acara dihadiri oleh Dekan FEBI UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Ubaidillah, M.Ag., Wakil Dekan I Prof. Dr. Nurul Widyawati IR, Wakil Dekan III Dr. H. Fauzan, Ketua Jurusan Ekonomi Islam Dr. H. M.F. Hidayatullah, M.S.I., Koord. Prodi manajemen Zakat dan wakaf, Ibu Aminatuz Zahriyah, M.Si, Ketua FOZ Jember, Ketua FOZ Situbondo, Ketua FOZ Lumajang, serta para pimpinan dan pengelola Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Tapal Kuda.

Digitalisasi Zakat sebagai Kunci Peningkatan Penghimpunan Dana Umat

Dalam kegiatan tersebut, Ketua FOZ Jawa Timur, Ziyad, menyampaikan materi mengenai Smart Zakat yang menitikberatkan pada pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan dan penghimpunan zakat. Menurutnya, potensi zakat di Indonesia masih sangat besar, namun realisasi penghimpunannya masih relatif rendah jika dibandingkan dengan potensi yang ada.

Beliau menjelaskan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi lembaga zakat agar mampu menjangkau lebih banyak muzaki, meningkatkan kemudahan layanan, memperkuat transparansi, serta membangun kepercayaan masyarakat. Pemanfaatan platform digital, media sosial, aplikasi pembayaran, hingga sistem manajemen data menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola zakat yang modern, efektif, dan akuntabel.

Optimalisasi Peran Masjid dalam Pengumpulan Zakat

Materi kedua disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Jember, Dr. Ahmad Rudi Masrukhin, yang mengangkat tema pengumpulan zakat melalui masjid. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa masjid memiliki posisi strategis sebagai pusat pemberdayaan umat sekaligus sarana penghimpunan zakat yang dekat dengan masyarakat.

Melalui penguatan fungsi masjid, pengurus takmir dan lembaga zakat dapat membangun sistem penghimpunan zakat yang lebih terorganisasi dan berkelanjutan. Sinergi antara masjid, BAZNAS, dan lembaga amil zakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh mustahik.

FEBI UIN KHAS Buka Peluang Pendidikan bagi Para Amilin melalui Program RPL

Dalam sambutannya, Dekan FEBI UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Ubaidillah, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif antara FEBI dan FOZ Jember. Menurut beliau, tema Smart Zakat sangat relevan dengan kebutuhan pengelolaan zakat saat ini yang menuntut inovasi, profesionalisme, dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.

Pada kesempatan tersebut, Dekan juga memperkenalkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA) FEBI UIN KHAS Jember. Program ini memberikan kesempatan kepada para amilin yang telah memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan memperoleh gelar sarjana dalam waktu relatif singkat, yaitu sekitar dua tahun.

Melalui program RPL, pengalaman profesional para amilin diakui sebagai bagian dari proses pembelajaran akademik. Kehadiran program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia pengelola zakat sehingga mampu menghadirkan tata kelola zakat yang lebih profesional, inovatif, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan Smart Zakat ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem pengelolaan zakat di wilayah Tapal Kuda melalui peningkatan literasi digital, penguatan jejaring antar-lembaga zakat, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia yang profesional dan berdaya saing di era transformasi digital (m.f.hidayatullah)

Bagikan: