JEMBER, 22 Oktober 2026 — Harmoni suara dan semangat berkesenian mewarnai pelaksanaan Lomba Singing dalam rangkaian Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Kiai Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Kamis (22/10/2026). Bertempat di Aula FEBI UIN KHAS Jember, kompetisi ini diikuti oleh 13 peserta dari berbagai program studi yang tampil untuk menunjukkan kemampuan vokal, kreativitas, dan karakter musikal masing-masing.
Lebih dari sekadar ajang perlombaan, Lomba Singing menjadi panggung bagi mahasiswa untuk mengekspresikan diri, mengasah kemampuan, dan menunjukkan potensi seni yang mereka miliki. Melalui lantunan suara dan interpretasi lagu, setiap peserta memperoleh kesempatan untuk menghadirkan karakter, penghayatan, serta kreativitas dalam sebuah penampilan yang mencerminkan keberanian dan kepercayaan diri.
Penyelenggaraan kompetisi ini merupakan bagian dari upaya FEBI UIN KHAS Jember dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang seni dan kreativitas. Seni tarik suara memiliki nilai yang lebih luas daripada sekadar hiburan. Seni menjadi medium untuk menyampaikan perasaan, membangun kepekaan, menumbuhkan kepercayaan diri, serta menghargai keberagaman ekspresi dan bakat.
Kehadiran peserta dari berbagai program studi turut menghadirkan ruang perjumpaan yang mempererat hubungan antarmahasiswa. Melalui kompetisi ini, mahasiswa tidak hanya berkesempatan menunjukkan kemampuan terbaiknya, tetapi juga belajar menghargai penampilan peserta lain, menerima perbedaan karakter musikal, dan membangun semangat saling mendukung dalam suasana yang positif dan sportif.
Lomba Singing merupakan salah satu cabang perlombaan dalam PORSENI FEBI 2026 yang mengusung tema “Beyond Competition: Sportivity, Creativity, and Solidarity.” Tema tersebut mengandung pesan bahwa kompetisi memiliki makna yang jauh melampaui kemenangan. Setiap penampilan menjadi kesempatan untuk bertumbuh, setiap proses menjadi ruang pembelajaran, dan setiap perbedaan menjadi kekayaan yang memperkuat kebersamaan.
Dalam semangat tersebut, keberhasilan sebuah kompetisi tidak hanya diukur dari siapa yang meraih juara, tetapi juga dari keberanian peserta untuk tampil, kesungguhan dalam mengembangkan kemampuan, dan sikap saling menghargai yang tumbuh selama kegiatan berlangsung. Nilai-nilai inilah yang menjadikan seni sebagai salah satu sarana penting dalam membangun lingkungan kampus yang inklusif, kreatif, dan penuh apresiasi.
Melalui Lomba Singing PORSENI FEBI 2026, diharapkan bakat seni mahasiswa semakin berkembang dan memperoleh ruang apresiasi yang lebih luas. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat berkarya, memperkuat rasa percaya diri, serta mendorong mahasiswa untuk terus mengeksplorasi potensi diri di tengah dinamika kehidupan kampus.
Sebab, suara yang indah bukan hanya tentang nada yang tepat, melainkan juga tentang keberanian untuk berekspresi dan menyampaikan makna. Melalui harmoni suara, mahasiswa merayakan kreativitas, menumbuhkan kepercayaan diri, dan merajut solidaritas. Inilah semangat PORSENI FEBI 2026: melampaui kompetisi, menyatukan perbedaan, dan memberi ruang bagi setiap potensi untuk bersinar.