Umum

FEBI UIN KHAS Jember Hadirkan Profesor University Malaya dalam Visiting Lecture Internasional

04 May 2026
Oleh: Admin
321 Tayangan
FEBI UIN KHAS Jember Hadirkan Profesor University Malaya dalam Visiting Lecture Internasional

JEMBER – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kurikulum bertaraf internasional. Hari ini, FEBI sukses menyelenggarakan Visiting Lecture spesial bertajuk "Constructive Alignment in Islamic Economics Education: Linking CPL-CPMK-Assessment".

Acara yang berlangsung di Aula Fortuna Grande menghadirkan pakar ternama dari Malaysia, Prof. Dr. Mohd Shahid Bin Mohd Noah, yang menjabat sebagai Department Head of Syariah and Economics di University Malaya.

Sinkronisasi Kurikulum Berbasis Capaian

Dalam pemaparannya, Prof. Shahid menekankan pentingnya keselarasan konstruktif (constructive alignment) dalam pendidikan ekonomi Islam. Beliau menjelaskan bagaimana menghubungkan tiga komponen utama dalam perkuliahan:

  1. CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan): Standar kemampuan yang harus dimiliki alumni.
  2. CPMK (Capaian Pembelajaran Mata Kuliah): Target spesifik yang dicapai dalam tiap subjek.
  3. Assessment (Asesmen): Metode evaluasi yang tepat untuk mengukur keberhasilan belajar mahasiswa.

"Pendidikan Ekonomi Islam harus mampu menjawab tantangan industri tanpa meninggalkan prinsip syariah, dan itu dimulai dari kurikulum yang terukur dan terintegrasi," ujar Prof. Shahid di hadapan para dosen dan akademisi FEBI.

Langkah Strategis Menuju Akreditasi Internasional

Penyelenggaraan kuliah tamu ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan langkah strategis FEBI UIN KHAS Jember dalam melakukan pemutakhiran kurikulum. Dengan menghadirkan perspektif dari University Malaya salah satu kampus terbaik di Asia diharapkan standar pengajaran di FEBI semakin relevan dengan kebutuhan global.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan sesi diskusi mendalam terkait pengembangan instrumen penilaian yang inovatif bagi mahasiswa ekonomi Islam di masa depan.

Bagikan: