JEMBER — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (
Dipandu oleh M. Sirajuddin selaku moderator dan diakomodasi oleh dosen FEBI UIN KHAS Jember, Kak Jundi, sesi utama workshop menghadirkan Gusti Hamdan (pendiri gerakan sosial Urunan Kebaikan) sebagai pemateri utama. Pokok bahasan difokuskan pada optimalisasi pemasaran digital untuk menggerakkan aksi sosial dan penggalangan dana (fundraising), khususnya bagi kelompok disabilitas.
Gusti Hamdan mengulas pentingnya memadukan metode modern dan tradisional dalam kampanye sosial. Meskipun platform digital seperti e-wallet, QRIS, dan platform crowdfunding menawarkan kemudahan, hubungan personal dan nilai kemanusiaan khas metode konvensional tidak boleh dikesampingkan.
"Penggalangan dana bukan sekadar transaksi keuangan, melainkan bentuk silaturahmi. Teknologi berfungsi memperluas jangkauan, tetapi narasi yang otentik dan hubungan emosional yang terjaga dengan donatur adalah kunci keberlanjutan sebuah gerakan," jelas Gusti.
Ia turut membagikan formulir praktis penulisan konten kampanye sosial di media sosial berbasis 5 rumus storytelling:
Hook: Kalimat pembuka yang memikat perhatian audiens.
Story: Latar belakang dan kisah nyata penerima manfaat.
Problem: Latar persoalan yang perlu diselesaikan bersama.
Call to Action: Ajak kontribusi nyata dan transparan.
Live Report: Laporan penyaluran dana secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas.

Suasana workshop semakin dinamis saat peserta ditantang dalam sesi challenge kelompok. Para mahasiswa lintas negara diminta merancang poster digital dan menyusun narasi storytelling kampanye sosial berbasis isu disabilitas (tuna netra, tuli, dan tuna daksa), mulai dari pelatihan keterampilan hingga pengadaan alat bantu adaptif.
Selain materi teknis pemasaran, narasumber membagikan pengalamannya mendampingi pemuda hingga meraih penghargaan internasional, seperti Ashoka Young Changemaker dan The Duke of Edinburgh's International Award dari Kerajaan Inggris. Mahasiswa FEBI UIN KHAS Jember bersama mahasiswa internasional didorong untuk berani menginisiasi aksi sosial yang berdampak luas dan diakui secara global.
Melalui penyelenggaraan acara ini,