Jember, 11 Juni 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menggelar rapat koordinasi pimpinan pada Kamis (11/6) di Ruang Rapat Pimpinan FEBI. Rapat yang dipimpin langsung oleh Dekan FEBI tersebut membahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi kinerja fakultas, penguatan tata kelola, peningkatan layanan akademik, pengembangan program studi, hingga persiapan akreditasi dan optimalisasi sumber daya kelembagaan.
Dalam arahannya, pimpinan fakultas menegaskan pentingnya memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai target dan indikator kinerja yang telah ditetapkan. Perhatian khusus diberikan pada capaian Perjanjian Kinerja (PK), mengingat masih terdapat beberapa target Triwulan I yang perlu dipercepat penyelesaiannya. Oleh karena itu, setiap unit kerja diminta melakukan langkah-langkah strategis guna memastikan seluruh target dapat dicapai secara optimal.
Selain itu, pimpinan universitas juga mengingatkan pentingnya menjaga reputasi dan nama baik institusi melalui peningkatan kualitas layanan dan penguatan tata kelola. Seluruh pimpinan di lingkungan FEBI diminta untuk mengantisipasi berbagai potensi kendala yang berkaitan dengan pelayanan kepada dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, maupun mitra kerja. Upaya preventif juga perlu dilakukan agar berbagai kendala yang pernah muncul pada pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL) tahun sebelumnya tidak terulang kembali.
Pada aspek layanan akademik, FEBI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, lebih baik, dan lebih kuat. Semangat tersebut diharapkan menjadi budaya kerja seluruh civitas akademika dalam memberikan pelayanan yang prima kepada mahasiswa. Pimpinan juga didorong untuk mengedepankan fleksibilitas dan adaptabilitas dalam pengambilan kebijakan demi kemudahan akses layanan bagi mahasiswa.
Rapat turut membahas penguatan Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA). Dalam upaya meningkatkan jumlah peminat, FEBI akan menjalin sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui program sosialisasi ke berbagai madrasah. Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan minat calon mahasiswa terhadap program studi tersebut.
Di bidang lingkungan hidup, FEBI mendukung penuh program Kampus Bebas Polusi yang tengah dikembangkan universitas. Salah satu implementasinya adalah rencana pengembangan kawasan bebas kendaraan bermotor di lingkungan kampus. Sejalan dengan program tersebut, fakultas juga menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan tidak memperkenankan penebangan pohon di area yang telah ditetapkan sebagai kawasan pengembangan Ekoteologi.
Pembinaan dan pengembangan mahasiswa juga menjadi perhatian penting dalam rapat. Fakultas didorong untuk memanfaatkan berbagai dukungan program dan pendanaan yang tersedia melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan guna meningkatkan kompetensi, prestasi, dan kapasitas mahasiswa baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Dalam rangka memperkuat daya saing dan relevansi akademik, FEBI mulai menyiapkan langkah strategis untuk membuka dua program studi baru, yaitu Program Studi Bisnis Digital dan Program Studi Pariwisata. Wakil Dekan Bidang Akademik diberikan mandat untuk menyiapkan berbagai dokumen dan kajian yang diperlukan sebagai dasar pengajuan pembukaan kedua program studi tersebut.
FEBI juga diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas yang telah tersedia, termasuk Laboratorium Pegadaian sebagai sarana penguatan kompetensi praktis mahasiswa. Selain itu, fakultas didorong untuk memaksimalkan pengelolaan unit-unit dalam skema Badan Layanan Umum (BLU) guna meningkatkan efektivitas layanan dan produktivitas kelembagaan.
Terkait penguatan mutu akademik, rapat mengevaluasi kesiapan fakultas dalam menghadapi proses akreditasi. Beberapa aspek yang masih memerlukan perhatian antara lain kelengkapan data survei mengenai kesesuaian visi dan misi, tingkat kepuasan layanan, kualitas sarana dan prasarana, kepuasan alumni dan pengguna lulusan, serta evaluasi pelaksanaan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan proses pembelajaran. Seluruh unit terkait diminta segera melakukan percepatan pengumpulan data dan dokumen pendukung guna memastikan kesiapan akreditasi secara optimal.
Pada kesempatan yang sama juga disampaikan perkembangan terkait pemeliharaan sarana dan prasarana fakultas. Surat permohonan pemeliharaan fasilitas Nomor 53 yang telah diajukan kepada universitas saat ini sedang menunggu tindak lanjut dan proses pelaksanaan oleh Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ).
Melalui rapat koordinasi ini, FEBI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat tata kelola kelembagaan, mengembangkan program akademik yang relevan dengan kebutuhan zaman, serta mempercepat pencapaian target kinerja fakultas sebagai bagian dari upaya mewujudkan institusi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.