Akademik

FEBI Gelar Peningkatan Kompetensi Pengurus Republik Mahasiswa, Perkuat Kepemimpinan Berbasis Qowiyyul Amīn

02 Jul 2026
Oleh: Admin FEBI
139 Tayangan
FEBI Gelar Peningkatan Kompetensi Pengurus Republik Mahasiswa, Perkuat Kepemimpinan Berbasis Qowiyyul Amīn

Jember, 1 Juli 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak pemimpin muda yang unggul melalui penyelenggaraan Peningkatan Kompetensi Pengurus Republik Mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Fortuna Grande ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan sekaligus membangun budaya organisasi kemahasiswaan yang profesional, kolaboratif, dan berintegritas.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh unsur Republik Mahasiswa FEBI, yang meliputi Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, Akuntansi Syariah, dan Manajemen Zakat dan Wakaf. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh penguatan mengenai kepemimpinan transformatif, tata kelola organisasi, komunikasi strategis, kolaborasi antarlembaga, manajemen program kerja, hingga pengembangan inovasi organisasi yang berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat.

Mengangkat tema “Menguatkan Karakter Kepemimpinan Qowiyyul Amīn: Membangun Mahasiswa yang Bertanggung Jawab, Kompeten, dan Berdaya Saing”, kegiatan ini mengusung paradigma kepemimpinan yang mengintegrasikan dua nilai fundamental dalam Islam, yaitu qowiyy (kuat dan kompeten) serta amīn (amanah dan berintegritas). Nilai-nilai tersebut dipandang sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter pemimpin mahasiswa yang tidak hanya memiliki kecakapan intelektual dan manajerial, tetapi juga menjunjung tinggi etika, tanggung jawab, serta kepedulian sosial.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FEBI, Dr. H. Fauzan, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan merupakan laboratorium kepemimpinan yang mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan.


“Organisasi mahasiswa bukan sekadar tempat melaksanakan program kerja, tetapi ruang pembelajaran untuk membangun karakter kepemimpinan. Di sinilah mahasiswa belajar mengambil keputusan, membangun kolaborasi, menyelesaikan persoalan, serta mengabdikan diri kepada masyarakat. Karena itu, pemimpin organisasi harus memiliki keseimbangan antara kompetensi dan integritas. Inilah makna kepemimpinan Qowiyyul Amīn yang ingin kita bangun bersama.”

Menurutnya, tantangan organisasi mahasiswa pada era transformasi digital semakin kompleks. Oleh sebab itu, pengurus organisasi dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis dalam mengelola organisasi, tetapi juga kecakapan berpikir strategis, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, serta kepekaan dalam membaca kebutuhan masyarakat.

“FEBI ingin melahirkan pemimpin muda yang visioner, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan, namun tetap berpijak pada nilai-nilai moral dan spiritual Islam. Kompetensi tanpa integritas akan kehilangan arah, sedangkan integritas tanpa kompetensi tidak akan mampu menghasilkan perubahan. Kedua nilai tersebut harus berjalan beriringan.”

Salah satu keunggulan kegiatan ini adalah hadirnya luaran akademik yang akan memperkuat keberlanjutan program pengembangan kepemimpinan mahasiswa. Sebagai tindak lanjut kegiatan, FEBI akan menerbitkan buku berjudul Kepemimpinan Berbasis Qowiyyul Amīn, yang disusun sebagai referensi konseptual sekaligus panduan praktis bagi pengurus organisasi kemahasiswaan.


Buku tersebut mengulas konsep kepemimpinan Islam yang memadukan kekuatan kompetensi (qowiyy) dan amanah (amīn) dengan praktik tata kelola organisasi modern. Kehadirannya diharapkan menjadi pedoman bagi pengurus SEMA, DEMA, maupun HMPS dalam membangun budaya organisasi yang profesional, inovatif, akuntabel, serta berorientasi pada kemaslahatan.

Selain meningkatkan kapasitas individu, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi seluruh organisasi mahasiswa di lingkungan FEBI. Melalui forum ini, para pengurus membangun sinergi, menyamakan visi, serta memperkuat kolaborasi dalam merancang program-program yang lebih kreatif, solutif, dan berdampak bagi pengembangan akademik maupun pemberdayaan masyarakat.

Penyelenggaraan Peningkatan Kompetensi Pengurus Republik Mahasiswa ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi visi FEBI dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang ekonomi dan bisnis Islam, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, berintegritas, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Dengan semangat Qowiyyul Amīn, FEBI optimistis akan lahir generasi pemimpin muda yang memiliki kapasitas intelektual, ketangguhan moral, serta komitmen pengabdian yang tinggi. Kepemimpinan yang dibangun tidak hanya berorientasi pada keberhasilan organisasi selama masa kepengurusan, tetapi juga diarahkan untuk melahirkan warisan nilai (leadership legacy) yang akan terus menginspirasi generasi mahasiswa pada masa mendatang.

Bagikan: